>> I N FO R M A S I <<

>> Pemilik NUPTK dan masih aktif sebagai PTK (Pendidik & Tenaga Kependidikan) silahkan melakukan pemutakhiran dengan mengunduh Formulir, dan mengikuti prosedur yang ada. Bagi PTK yang tidak melakukan pemutakhiran data NUPTK, otomatis akan dinyatakan TIDAK AKTIF.

>> Perlu kami sampaikan pula bahwa pelaksanaan proses Pengajuan NUPTK baru bagi PTK yang belum memilikinya akan dibuka mulai hari Senin tanggal 24 Juni 2013. Syarat dan ketentuan pengajuan NUPTK baru dimaksud akan diinformasikan dalam waktu dekat di situs ini :: http://padamu.kemdikbud.go.id/

Asmaaul husna


No.
Nama
Arab
Indonesia
Inggris
1
الله
The God
2
الرحمن
Yang Memiliki Mutlak sifat Pengasih
The All Beneficent
3
الرحيم
Yang Memiliki Mutlak sifat Penyayang
The Most Merciful
4
الملك
Yang Memiliki Mutlak sifat Merajai/Memerintah
The King, The Sovereign
5
القدوس
Yang Memiliki Mutlak sifat Suci
The Most Holy
6
السلام
Yang Memiliki Mutlak sifat Memberi Kesejahteraan
Peace and Blessing
7
المؤمن
Yang Memiliki Mutlak sifat Memberi Keamanan
The Guarantor
8
المهيمن
Yang Memiliki Mutlak sifat Pemelihara
The Guardian, the Preserver
9
العزيز
Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
The Almighty, the Self Sufficient
10
الجبار
Yang Memiliki Mutlak sifat Perkasa
The Powerful, the Irresistible
11
المتكبر
Yang Memiliki Mutlak sifat Megah, Yang Memiliki Kebesaran
The Tremendous
12
الخالق
Yang Memiliki Mutlak sifat Pencipta
The Creator
13
البارئ
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
The Maker
14
المصور
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Membentuk Rupa (makhluknya)
The Fashioner of Forms
15
الغفار
Yang Memiliki Mutlak sifat Pengampun
The Ever Forgiving
16
القهار
Yang Memiliki Mutlak sifat Memaksa
The All Compelling Subduer
17
الوهاب
Yang Memiliki Mutlak sifat Pemberi Karunia
The Bestower
18
الرزاق
Yang Memiliki Mutlak sifat Pemberi Rejeki
The Ever Providing
19
الفتاح
Yang Memiliki Mutlak sifat Pembuka Rahmat
The Opener, the Victory Giver
20
العليم
Yang Memiliki Mutlak sifat Mengetahui (Memiliki Ilmu)
The All Knowing, the Omniscient
21
القابض
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Menyempitkan (makhluknya)
The Restrainer, the Straightener
22
الباسط
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Melapangkan (makhluknya)
The Expander, the Munificent
23
الخافض
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Merendahkan (makhluknya)
The Abaser
24
الرافع
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Meninggikan (makhluknya)
The Exalter
25
المعز
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Memuliakan (makhluknya)
The Giver of Honor
26
المذل
Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Menghinakan (makhluknya)
The Giver of Dishonor
27
السميع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mendengar
The All Hearing
28
البصير
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Melihat
The All Seeing
29
الحكم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menetapkan
The Judge, the Arbitrator
30
العدل
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Adil
The Utterly Just
31
اللطيف
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Lembut
The Subtly Kind
32
الخبير
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengetahui Rahasia
The All Aware
33
الحليم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penyantun
The Forbearing, the Indulgent
34
العظيم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Agung
The Magnificent, the Infinite
35
الغفور
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pengampun
The All Forgiving
36
الشكور
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pembalas Budi (Menghargai)
The Grateful
37
العلى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Tinggi
The Sublimely Exalted
38
الكبير
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Besar
The Great
39
الحفيظ
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menjaga
The Preserver
40
المقيت
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemberi Kecukupan
The Nourisher
41
الحسيب
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Membuat Perhitungan
The Reckoner
42
الجليل
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
The Majestic
43
الكريم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemurah
The Bountiful, the Generous
44
الرقيب
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengawasi
The Watchful
45
المجيب
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengabulkan
The Responsive, the Answerer
46
الواسع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Luas
The Vast, the All Encompassing
47
الحكيم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maka Bijaksana
The Wise
48
الودود
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pencinta
The Loving, the Kind One
49
المجيد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
The All Glorious
50
الباعث
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Membangkitkan
The Raiser of the Dead
51
الشهيد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menyaksikan
The Witness
52
الحق
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Benar
The Truth, the Real
53
الوكيل
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memelihara
The Trustee, the Dependable
54
القوى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kuat
The Strong
55
المتين
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kokoh
The Firm, the Steadfast
56
الولى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Melindungi
The Protecting Friend, Patron, and Helper
57
الحميد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Terpuji
The All Praiseworthy
58
المحصى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengkalkulasi
The Accounter, the Numberer of All
59
المبدئ
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memulai
The Producer, Originator, and Initiator of all
60
المعيد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengembalikan Kehidupan
The Reinstater Who Brings Back All
61
المحيى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menghidupkan
The Giver of Life
62
المميت
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mematikan
The Bringer of Death, the Destroyer
63
الحي
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Hidup
The Ever Living
64
القيوم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mandiri
The Self Subsisting Sustainer of All
65
الواجد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penemu
The Perceiver, the Finder, the Unfailing
66
الماجد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
The Illustrious, the Magnificent
67
الواحد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Esa
The One, the All Inclusive, the Indivisible
68
الصمد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
The Self Sufficient, the Impregnable, the Eternally Besought of All, the Everlasting
69
القادر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
The All Able
70
المقتدر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Berkuasa
The All Determiner, the Dominant
71
المقدم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mendahulukan
The Expediter, He who brings forward
72
المؤخر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengakhirkan
The Delayer, He who puts far away
73
الأول
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Awal
The First
74
الأخر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Akhir
The Last
75
الظاهر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Nyata
The Manifest; the All Victorious
76
الباطن
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Ghaib
The Hidden; the All Encompassing
77
الوالي
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memerintah
The Patron
78
المتعالي
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Tinggi
The Self Exalted
79
البر
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penderma
The Most Kind and Righteous
80
التواب
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penerima Tobat
The Ever Returning, Ever Relenting
81
المنتقم
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penyiksa
The Avenger
82
العفو
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemaaf
The Pardoner, the Effacer of Sins
83
الرؤوف
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pengasih
The Compassionate, the All Pitying
84
مالك الملك
Yang Memiliki Mutlak sifat Penguasa Kerajaan (Semesta)
The Owner of All Sovereignty
85
ذو الجلال و الإكرام
Yang Memiliki Mutlak sifat Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
The Lord of Majesty and Generosity
86
المقسط
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Adil
The Equitable, the Requiter
87
الجامع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengumpulkan
The Gatherer, the Unifier
88
الغنى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Berkecukupan
The All Rich, the Independent
89
المغنى
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Kekayaan
The Enricher, the Emancipator
90
المانع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mencegah
The Withholder, the Shielder, the Defender
91
الضار
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Derita
The Distressor, the Harmer
92
النافع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Manfaat
The Propitious, the Benefactor
93
النور
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
The Light
94
الهادئ
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemberi Petunjuk
The Guide
95
البديع
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pencipta
Incomparable, the Originator
96
الباقي
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kekal
The Ever Enduring and Immutable
97
الوارث
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pewaris
The Heir, the Inheritor of All
98
الرشيد
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pandai
The Guide, Infallible Teacher, and Knower
99
الصبور
Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Sabar
The Patient, the Timeless

Tahap-tahap dalam ilmu Agama Islam


1. Al Qur’anul Karim
Pentingnya bagi penuntut ilmu agar mengkhususkan target tertentu untuk menghafal Al Qur’an setiap hari. Target tersebut hendaknya bisa satu halaman atau setengah halaman atau minimal sepuluh ayat. Sebaiknya menghafalnya satu halaman atau setengah halaman atau minimal sepuluh ayat. Sebaiknya menghafalnya di hadapan seorang ustadz/guru yang menguasai bacaan Al Qur’an. Jika tidak memungkinkan, maka ia bisa dibantu temannya yang memiliki kesungguhan, karena hal ini akan meningkatkan semangat dan memperkuat keinginan untuk menghafal Al-Qur’an. Hendaknya ia sering mengulang-ulang apa yang telah ia hafal secara terus menerus. Hendaknya ia mengulang hafalannya ketika sholat sunnah dan sholat malam. Dengan demikian akan memperkuat hafalannya.

2. Ilmu Tafsir
Sebaiknya para penuntut ilmu untuk membaca setiap harinya tafsir ayat yang akan dia hafal pada hari itu. Dengan mengetahui makna ayat maka bisa membantu dalam menghafalnya. Kemudian setelah hafal ayat tersebut, dia kembali membaca tafsirnya untuk memperkuat ingatannya. Bacalah dengan memulai membaca salah satu kitab tafsir ini, yaitu :
“Tafsir Al Baghowi”, karya Imam Al Baghowi -rahimahullah- Beliau salah satu Imam Ahlus Sunnah yang mulia, atau kitab “ Zubdatut Tafsir” Karya Syaikh DR Muhammad bin Sulaiman Al Asyqor–hafidhahulloh-, setelah itu berpindah ke tafsir ” Taisir Karimirrahman ” karya Syaikh As’ Sa’di -rahimahullah-, kemudian tafsir “Fathul Qodir” karya Imam Asy Syaukani -rahimahullah-. Setelah itu tafsir “Ibnu Katsir” karya Al Imam Al Hafizh Ibnu Katsir -rahimahullah-. Baru kemudian pindah ke tafsir yang besar seperti tafsir Ibnu Jarir Ath Thabari karya Imam Ath thobari -rahimahullah- atau tafsir Al Qourthuby karya Imam Al Qurthuby -rahimahullah- atau tafsir besar lainnya.

3.Ilmu Hadits dan Syarah (penjelasnya)
Sebaiknya kepada para penuntut ilmu agar bisa menghafal 3-5 hadits setiap harinya. kalau bisa dihadapan seorang guru menguasai ilmu hadits dan bahasa arab. Namun bila kesulitan, ia bisa menghafalnya dengan teman yang bersungguh-sungguh dan memberi motivasi untuk meraih ilmu. Dengan demikian bisa saling menjaga dari ganguan orang lain dan menjaga semangatnya. Sebaiknya diawali dengan menghafal “Hadits Arbain” karya Imam An Nawawi -rahimahullah- dan ditambah dari Imam Ibnu Rajab. Disertai dengan membaca penjelasan/syarah hadist tersebut yang akan dihafal dari kitab mukhtashor /ringkasan seperti Syarh Al Arba’in oleh Imam Ibnu Daqiq Al `Ied -rahimahullah-, (dan kitab syarah arbain yang lainnya seperti syarah arbain oleh Imam Nawawi sendiri, Syarah Arbain oleh Syaikh Al Utsaimin dan yang lainnya banyak sekali kitab yang menjelaskan makna hadits arbain -red).
Setelah itu pindah ke kitab “Umdahtul Ahkam” karya Imam Abdul Ghoni Al Maqdisi (kitab yang membahas hadits –hadist hukum yang disepakati oleh Bukhori Muslim –red) dengan menghafal 3-5 hadits setiap hari sambil membaca penjelasannya pada kitab “Taisir Allam Syarh Umdahtul Ahkam” karya Syaikh Al Bassam -rahimahullah-.Dilanjutkan dengan menghafal kitab “Al Muntaqo” karya Majd bin Ibnu Taimiyah dengan membaca penjelasannya dalam “Nailur Author min Muntaqo Al Akhbar” karya Imam Asy Syaukani. Terakhir berpindah ke kitab “jami’ul Ulum Wa Al Hikam” karya Imam Ibnu Rajab Al hambali -rahimahullah-.
Setelah menyelesaikan semua kitab diatas, baru berpindah ke kitab-kitab hadits yang besar beserta penjelasannya. Dimulai dengan kitab “Shahih Bukhori” karya Imam Bukhori -rahimahullah- dengan membaca syarah-nya yaitu “Fathul Baari Syarh Shahih Al Bukhori” karya Imam Ibnu Hajar -rahimahullah- . Kemudian dilanjutkan dengan “Shahih Muslim” karya Imam Muslim -rahimahullah- dengan sekaligus membaca syarahnya yaitu Shahih Muslim Syarh An Nawawi oleh Imam Nawawi -rahimahullah-. Kemudian ” Sunan Abu Daud” dengan syarah-nya Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abu Daud oleh Al `Adzim Abadi. Kemudian Sunan At Tirmidzi dengan syarahnya berjudul Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan At Tirmidzi karya Al Mubarakfury. Setelah itu dilanjutkan ke Sunan An Nasa’I, Sunan Ibnu Majah dan Musnad Ahmad dengan syarah-nya Al fathur Rabbani karya As Sa’ati atau kitab-kitab besar lainnya.

4. Ilmu Tauhid
Sebaiknya seorang penuntut ilmu memulai kitab “Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab beserta syarahnya Syarh Ushul Ats-Tsalastah dari karya Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahullah- (dan syarh karya ulama lainnya -red). Kemudian berpindah ke kitab A’laamus Sunnah Al Mansyuroh “karya Hafidzh Al Hikami. Lalu kitab ` Lu’matul I’tiqod Al Hadi Al Mansyuroh” karya Imam Al Maqdisi dengan syarahnya oleh Syaikh Abdulloh bin Jibrin. Selanjutnya, berpindah ke kitab At Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dengan syarahnya “Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid karya Syaikh Abdurrahman AluSyaikh -rahimahullah- atau Al Qoulul Mufid Syarh Kitabit Tauhid karya Syaikh Al Utsaimin - ahimahullah-. Kemudian berpindah ke Kitab Al Qowaidul Mutsla fi Syarhi Asma’illah wa Shifatihil Husna karya Syaikh Al Utsaimin, beliau telah menjelaskan sendiri bahwa ceramah penjelasan kitabnya ini telah direkam dalam beberapa kaset yang sangat bermanfaat, maka pelajar sebaiknya berusaha untuk mendengarkannya. Selanjutnya berpindah ke kitab Al Aqidah Al Washitiyyah karya Imam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- dengan syarahnya Syaikh Al Utsaimin juga syarah dari Syaikh DR khalil Harras, Syaikh Sholih Alu Syaikh dan lainnya.
Selanjuttnya mereka bisa mengkaji kitab-kitab yang lebih besar seperti “Al Aqidah At Tadmuriyyah karya Imam Ibnu Taimiyyah atau Al Aqidatuth Thahawiyah karya Abu Ja’far Ath Thahawi dengan penjelasannya oleh Ibnu Abi Al Izzi, Atau kitab As Sunnah karya Ibnu Buthathah dan kitab Ushul I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jamaah karya Imam Al Lalikai -rahimahullah- .

5. Ilmu Fiqih
Sebaiknya penuntut ilmu mengkhususkan dirinya dengan beberapa masalah fiqh yang ingin dia fahami atau kaji setiap harinya kurang lebih 4-7 masalah. Sebaiknya dia memulainya dengan kitab “Ad Durrarul Bahiyah” karya Imam Asy Syaukani -rahimahullah- . Kemudian dia mendengar kaset “Fatawa Nurun alad Darbi” karya Syaikh Abdul Aziz bin Baaz , Syaikh Muhammad bin Shalih Al Ustaimin –rahimahakumullah-, hingga kitab “Al Mughni” karya Imam Ibnu Qudamah Al Maqdisi.
Selanjutnya berpindah ke kitab-kitab fiqh muqorin (perbandingan madzhab) dan ensiklopedi fiqh seperti kitab “Al Mughni” karya Imam Ibnu Qudamah dan kitab ” Al Majmu” “Syarahil Muhadzdzab” karya Imam An Nawawi -rahimahullah-.

6. Siroh Nabawiyyah (Biografi Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam )
Penuntut ilmu sebaiknya memulai dengan mengkaji kitab “Ar Rakhiqul Makhtum” Karya Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury, kemudian berpindah kitab “Hadzal Habib ya Muhib”karya Syaikh Abu Bakar Al Jazairy -rahimahullah-. Selanjutnya mengkaji kitab ” As Siroh An Nabawiyyah” karya Imam Ibnu Katsir -rahimahullah- dan kitab Zaadul Ma’ad karya Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah -rahimahullah-.

7. Tarikh (Sejarah Islam) , Biografi Ulama dan Informasi tentang mereka – rahimakumulloh- Sebaiknya penuntut ilmu memulia dengan membaca kitab ” Shuwar min Hayaatis Shahabah dan kitab ” Shuwar min Hayaatit Tabi’in” keduanya karya Syaikh DR Abdurrahman Ra’fat Al Basya. Selanjutnya kitab “Ar Riqqah wal Buka” karya Imam Ibnu Quda,ah -rahimahullah-. Kitab Az Zuhd oleh Imam Ahmad -rahimahullah-. Dan kitab Al Bidayah wa An Nihayah karya Imam Ibnu Katsir. Kemudian kitab Siyar A’lamin An Nubala karya Al Haidzh Adz Dzahabi -rahimahullah- dan berpindah ke kitab At Tarikh Baghdad karya Al Khatib Al Baghdadi -rahimahullah- serta kitab-kitab besar lainnya.

8. Pendidikan Keimanan
Dimulai bertahap dengan membaca At Tibyan fi Adabi Hamlatil Qur’an karya Imam An Nawawi -rahimahullah-, kemudian berpindah ke kitab Mukhtashor Minhail Qoshidin karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi -rahimahullah-, kemudian dilanjutkan ke kitab Istisyaq Nasim Al Unsy karya Imam Ibnul Jauzy -rahimahullah-, berikutnya kitab Al Jawaabul Kaafi liman saala anid Dawaaisy Syafii dikenal dengan nama Ad Daa wa Dawaa karya Imam Ibnu Qoyyim -rahimahullah- kemudian kitab At Takhwif minan Naar karya Imam Ibnu rajab, baru berpindah ke kitab-kitab besar seperti Madaarijus Salikin karya Imam Ibnul Qoyyim dan kitab besar lainnya.
Post List